Its all about information

Komentar Fergie dari Liverpool, Mourinho, hingga Inzaghi


SOCCERNET
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson.
TERKAIT
MANCHESTER, KOMPAS.com  Pelatih Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, resmi mengumumkan rencana pensiun akhir musim ini, Rabu (8/5/2013). Selama 26 tahun melatih Setan Merah, Ferguson telah meninggalkan catatan manis, baik di dalam maupun luar lapangan.

Bargabung sejak 1986, Ferguson telah memberikan 38 gelar bagi MU, termasuk 13 trofi Premier League, 5 Piala FA, dan 2 Liga Champions. Berkat kesuksesannya tersebut, Ferguson menjadi salah satu pelatih tersukses di dunia.

Tak ayal, aksinya saat memimpin Wayne Rooney dan kawan-kawan pun kerap dinanti. Terlebih lagi, komentar-komentar pelatih berusia 71 tahun itu, baik sebelum maupun sesudah pertandingan, kerap takkan luput dari perhatian media.

Berikut beberapa komentar terkenal Ferguson selama kariernya bersama MU.

Mengenai pelatih klub lain:

"Dia benar-benar menikmatinya, memanggil saya bos dan big man ketika kami minum usai pertandingan. Tetapi, akan lebih membantu jika sambutannya disertai juga dengan segelas anggur. Yang dia berikan kepada saya adalah kuas cat." -- Komentar Ferguson kepada Jose Mourinho saat masih melatih Chelsea.

"Saya pikir dia adalah pria pemarah. Dia seharusnya merasa terganggu untuk beberapa alasan. Saya pikir Anda harus memotong racun itu dan mudah-mudahan dia akan merefleksikan dan memahami bahwa apa yang dia katakan benar-benar konyol." -- Komentar Ferguson kepada Rafael Benitez.

"Mereka mengatakan dia adalah pria yang cerdas, bukan? Berbicara dengan lima bahasa. Saya juga mempunyai anak berumur 15 tahun dari Pantai Gading yang bisa berbahasa lima bahasa!" -- Ketika bersaing untuk titel Premier League dengan pelatih Arsenal, Arsene Wenger.

Mengenai pemain MU:

"Saya ingat pertama kali melihatnya. Dia berumur 13 tahun dan melayang di atas tanah seperti cocker spaniel ketika sedang mengejar kertas perak yang tertiup angin." -- Komentar Ferguson saat Ryan Giggs memasuki usia 38 tahun.

"Itu adalah insiden yang aneh. Jika saya mencoba 100 atau sejuta kali, itu tidak akan bisa terjadi lagi. Jika saya bisa, saya akan terus bermain!" -- Komentar Ferguson ketika ditanya bagaimana cara dia menendang sepatu ke arah kepala David Beckham.

Mengenai pemain lawan:

"Pemain itu pasti terlahir untuk offside." -- Komentar Ferguson menanggapi Filippo Inzaghi.

"Semua orang berlari ke arah wasit. Tipikal Jerman. Itu hanya terpeleset, tetapi mereka melihat kesempatan dan memaksa wasit. Wasit tidak akan melakukan apa-apa, tetapi mereka memaksa agar wasit mengeluarkan kartu." -- Komentar Ferguson ketika menghadapi Bayern Muenchen pada 2010.

Mengenai Liverpool
"Ini bukan hanya pekerjaan bagi saya. Ini adalah misi. Saya sangat serius mengenai hal itu, bahkan beberapa orang mengatakan ini terlalu serius. Kita akan sampai ke sana, percaya kepada saya. Dan ketika itu terjadi secara dramatis, kehidupan akan berubah untuk Liverpool."

"Tantangan terbesar saya adalah tidak apa yang terjadi saat ini. Tapi, tantangan terbesar saya adalah memukul Liverpool dari kedudukan tinggi. Anda dapat mencetak ini."

"Anda pasti bercanda. Apakah saya seperti masokis yang siap memotong diri saya sendiri? Bagaimana jika berbicara tentang degradasi?" -- Komentar Ferguson ketika ditanya mengenai peluang Liverpool menjuarai Premier League 2007.

Mengenai Manchester City

"Apakah itu City, benar? Mereka adalah klub kecil dengan mental yang kecil. Apa yang mereka bicarakan hanya tentang Manchester United. Apa yang mereka lakukan tidak akan bisa jauh dari apa yang mereka dapatkan."

"Kekayaan sejarah kami berada di depan kami. Ini lebih baik daripada siapa pun. City membutuhkan seabad untuk menyamai level sejarah kami."

"Terkadang Anda mempunyai tetangga berisik. Anda tidak dapat melakukan apa-apa. Mereka akan selalu berisik. Anda hanya harus melanjutkan hidup Anda, seperti memasukkan televisi Anda dan menyetel suaranya sedikit lebih keras."

Mengenai kesuksesan dalam karier
"Situasi (persaingan) ini mulai menggelitik. Saya menyebutnya Squeaky bum time!"

"Tidak terlalu penting melampaui Liverpool. Hal yang paling penting adalah United menjadi tim terbaik di negara ini dalam hal memenangi titel juara." -- Komenter Ferguson setelah meraih gelar ke-19 Premier League.

"Saya tidak dapat percaya. Saya tidak dapat percaya. Sepak bola. Gila!" -- MU mencetak dua gol pada masa injury time untuk memenangkan Liga Champions 1999.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Sport dengan judul Komentar Fergie dari Liverpool, Mourinho, hingga Inzaghi. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://haikalhazazi12.blogspot.com/2013/05/komentar-fergie-dari-liverpool-mourinho.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: the great kazami - Kamis, 09 Mei 2013

Belum ada komentar untuk "Komentar Fergie dari Liverpool, Mourinho, hingga Inzaghi"

Posting Komentar